5 Laptop Terbaik Harga 5 Jutaan Mei–Juni 2026, Speknya Bikin Kaget
KabaRakyat.web.id - Segmen laptop harga lima jutaan di Indonesia kembali diramaikan sejumlah pilihan menarik yang menawarkan performa solid untuk kebutuhan sekolah dan kerja harian.
Persaingan ketat di kisaran harga ini memaksa produsen menghadirkan kombinasi spesifikasi terbaik agar tetap relevan di tengah daya beli konsumen yang semakin selektif.
Sobat KabaRakyat, memilih laptop di kelas ini membutuhkan pertimbangan matang karena perbedaan spesifikasi kecil dapat berdampak besar pada pengalaman pemakaian sehari-hari.
1. Advan Workmate: Laptop Laris dengan AMD Ryzen 5 3500U
Advan Workmate menjadi salah satu laptop paling laris di platform e-commerce Indonesia berkat kombinasi spesifikasi yang kompetitif di kelas harga lima jutaan saat ini.
Sobat KabaRakyat, laptop ini mengandalkan prosesor AMD Ryzen 5 3500U yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon Vega 8 sebagai mesin penggerak untuk aktivitas harian.
RAM 8 GB DDR4 2400 MHz yang sudah cukup lega didampingi SSD M.2 NVMe Gen 3 berkapasitas 256 GB yang responsif untuk membuka aplikasi maupun berpindah antar program.
Kombinasi ini menghasilkan skor sekitar 3.100 poin di Cinebench R23 multicore, angka yang memadai untuk mengetik, belajar online, hingga editing ringan menggunakan CapCut.
Layar IPS Full HD Plus berukuran 14 inci dengan kecerahan 300 nit sudah nyaman digunakan di dalam ruangan maupun di luar ruangan dengan kondisi cahaya tidak terlalu terik.
Sayangnya kapasitas baterai 45,6 Wh hanya mampu bertahan sekitar tiga jam, sehingga pengguna perlu selalu membawa adaptor saat beraktivitas di luar rumah seharian penuh.
Bobot 1,37 kg dengan ketebalan 1,93 cm menjadikannya cukup portabel, ditunjang port lengkap meliputi USB-C full function, HDMI, dan micro SD card reader yang praktis.
2. Zyrex Sky 232 Prime: Performa Lebih Kencang, Harga Lebih Hemat
Zyrex Sky 232 Prime hadir dengan harga sekitar Rp300.000 lebih terjangkau dibanding Advan Workmate, namun menawarkan performa yang justru lebih tinggi secara keseluruhan.
Sobat KabaRakyat, kunci keunggulan laptop ini terletak pada prosesor Intel Core i5-1035G1 generasi Ice Lake yang dipadukan dengan grafis Intel UHD Graphics yang efisien.
RAM 8 GB DDR4 3200 MHz yang lebih cepat dibanding kompetitor sekelas, dikombinasikan dengan penyimpanan SSD 512 GB M.2 NVMe yang dua kali lebih lega dari standar kelas ini.
Benchmark Cinebench R23 multicore menunjukkan skor sekitar 1.300 poin, sementara tes grafis 3DMark Firestrike mencatat sekitar 2.500 poin yang cukup kompetitif di kelasnya.
Layar 14 inci IPS Full HD dengan refresh rate 60 Hz sudah nyaman digunakan untuk kebutuhan harian, menonton film, maupun mengerjakan tugas desain ringan di berbagai aplikasi.
Baterai 45,6 Wh laptop ini mampu bertahan sekitar lima jam pemakaian normal, lebih baik dibanding Advan Workmate, dengan bobot ringan 1,48 kg yang nyaman dibawa bepergian.
3. Axioo Hype 3 Gen 11: Performa Terkuat di Kelas 5 Jutaan
Axioo Hype 3 Gen 11 menjadi pilihan dengan performa tertinggi di segmen lima jutaan berkat penggunaan prosesor Intel Core i3-1125G4 generasi Tiger Lake yang modern.
Sobat KabaRakyat, prosesor Intel Core i3-1125G4 dengan empat inti delapan thread dan kecepatan turbo hingga 3,7 GHz ini dipadukan dengan Intel UHD Graphics generasi ke-11.
Skor Cinebench R23 multicore yang mencapai sekitar 5.100 poin dan 3DMark Firestrike sekitar 2.300 poin menempatkan Axioo Hype 3 sebagai yang teratas di kelas harganya.
Performa ini sudah cukup untuk menangani multitasking berat, belajar editing di Premiere Pro, hingga memainkan game ringan seperti Valorant pada pengaturan grafis menengah.
RAM 8 GB DDR4 3200 MHz dapat di-upgrade menggunakan dua slot SODIMM yang tersedia, sementara slot SSD M.2 tambahan juga membuka opsi ekspansi penyimpanan yang fleksibel.
Baterai 45,6 Wh bertahan sekitar enam jam dengan bobot 1,39 kg dan ketebalan 1,98 cm, menjadikannya laptop berperforma tinggi yang tetap ringkas untuk dibawa sehari-hari.
4. SPC Style 3: Pilihan Paling Terjangkau di Kelas 5 Juta Pas
SPC Style 3 menjadi jawaban bagi pengguna yang memiliki anggaran tepat di angka lima juta rupiah namun tetap menginginkan laptop dengan spesifikasi yang layak dan fungsional.
Sobat KabaRakyat, laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 3 3200U yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon Vega 8 sebagai pilihan yang hemat daya namun tetap responsif.
RAM 8 GB DDR4 3200 MHz dan SSD M.2 256 GB menjadi bekal dapur pacu yang menghasilkan skor sekitar 1.700 poin di Cinebench R23 multicore dan 1.100 poin di 3DMark Firestrike.
Angka ini memang tidak tinggi, namun sudah sangat memadai untuk mengetik tugas, membuat presentasi di Canva, maupun mengikuti kelas online melalui platform seperti Zoom.
Layar 14 inci IPS Full HD dengan refresh rate 60 Hz menjadi standar yang cukup baik, meski kapasitas baterai 5.000 mAh hanya mampu bertahan sekitar tiga jam saja.
Bobot ringan 1,4 kg menjadi keunggulan, didukung port lengkap termasuk USB-C, HDMI, SD card reader, dan Kensington lock yang berguna untuk keamanan di tempat umum.
5. Advan 360 Go: Laptop 2-in-1 Terjangkau dengan Fitur Touchscreen
Sobat KabaRakyat, Advan 360 Go menjadi satu-satunya laptop dua-dalam-satu di daftar ini yang bisa beralih fungsi menjadi tablet berkat engsel layar yang dapat diputar penuh.
Dengan harga di kisaran Rp5,1 juta, pengguna mendapatkan laptop touchscreen 14 inci IPS Full HD dengan refresh rate 60 Hz yang juga dapat digunakan dalam mode tablet.
Dapur pacunya mengandalkan AMD Ryzen 3 3200U yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon Vega 8 serta RAM 4 GB DDR4 2133 MHz dan SSD M.2 NVMe Gen 3 berkapasitas 256 GB.
Benchmark Cinebench R23 multicore menghasilkan skor sekitar 1.700 poin dan 3DMark Firestrike sekitar 966 poin, cocok untuk kerjaan ringan seperti mengetik dan browsing.
Baterai 45,6 Wh bertahan sekitar lima jam pemakaian normal, dengan bobot 1,57 kg dan ketebalan 1,93 cm yang sedikit lebih berat akibat konstruksi engsel dua-dalam-satu.
Port yang tersedia sudah lengkap mencakup USB-C full function, HDMI 1.4, dan micro SD card reader, menjadikan Advan 360 Go opsi unik yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi.